Saturday, August 30, 2008

Atas Nama Kebenaran

a great song from Pandji Pragiwaksono

Polisi.. Polisi.. Numpang tanya.. Atas nama.. Kebenaran..

Kepada yang terhormat, Kepala Polisi di Tempat
Saya ingin bertanya sekedar untuk puaskan rasa penasaran, bukan tuk bikin panas
Berulang kali, saya temui kejadian yang membuat saya berpikir
Bukan mau nyindir tapi "Melindungi dan Melayani" konsepnya mulai tergulir
Mengapa ketika tiap kali bertugas orientasinya untuk menjebak
Karena terlihat polisi berdiri dan bertindak di belakang rambu jalan
Menunggu korban, masuk jebakan, tahan kendaraan, hukum pun ditegakkan
Bijakkah ini, Wahai Polisi.. Tak bisakah kau lindungi kami dari kesalahan kami sendiri..?

Polisi.. Polisi.. Numpang tanya.. Atas nama.. Kebenaran..

Verse two.. Masih di situ..
Pertanyaan memprovokasi kali ini Pandji pun mengalami kejadian umum yang sehari-hari
Saya berjalan di jalur paling kanan
Pikiran melayang karena banyak urusan
Aturan katanya bahwa seharusnya saya belok kanan, tapi tidak demikian
Saya paksakan melaju ke depan..
Dan sekonyong-konyong polisi pun datang
Buru-buru sodorkan SIM dan STNK, senyuman, dan juga 5o-ribuan
Polisi kantongkan, lalu dia berkata, "Silahkan dan hati-hatilah kau di jalan."
Langsung kepikiran, "Kalau goban bisa beli polisi, dengan 500 juta kira-kira bisa apalagi?"

Polisi.. Polisi.. Numpang tanya.. Atas nama.. Kebenaran..

Kepolisian Republik Indonesia
Semoga Anda tidak melihat lagu ini sebagai sebuah penghinaan
Tapi hanya sekedar sebuah rasa penasaran
Toh jawaban Anda atas lagu ini saya yakin akan membawa kepada sebuah kebenaran
Dan ingat cita-cita luhur Anda, "Melayani juga Melindungi Rakyatnya"

Polisi.. Polisi.. Numpang tanya.. Atas nama.. Kebenaran..

Lagu baru yang ditulis sendiri oleh Pandji dan dibawakan berkolaborasi dengan Larry "SOVA" dan Bayu Adi "Soulvibe" ini bener-bener bikin gw geleng-geleng kepala.
Pandji hebad! Another great song from him...
Pertama kali dengar di radio tempat Pandji siaran, gw ketawa ngakak.
Kayak sebuah permainan waktu masih kecil dulu yah.. Yang kayak "ABC Pancasila Lima Dasar" itu lhoooo..
Ada hubungannya ga yah sama kasus salah tangkap pembunuh Asrori itu..?? ;;)

6 comments:

Fajar Indra said...

asal jangan ngomongin polisi yang salah tangkep orang yah :p

DeLiA said...

maksud gw nampilin lagu itu siy pengen disambung-sambungin ma kasus salah tangkep itu :P

mudah-mudahan ga ada kasus lain yang mencoreng citra kepolisian RI yg udah agak buruk di masa mendatang *amin!*

edisamsuri said...

Kita sama-sama tahu kebobrokan polisi di indonesia. kenapa lalu linta tetap macet, kejahatan tetap meajalela...karena pada saat bertuga mereka hanay berpikir bagai mana sebisa mungkin mendapatkan uang, segala cara dihalalkan...

Adieska said...

Yah namanya juga polisi Indonesia mbak :D Kalo nggak gitu ya bukan polisi Indonesia namanya :P

DeLiA said...

@edisamsuri..
padahal jumlah polisi tiap tahun bertambah, kenapa tetep aja yah jalanan semrawut..? giliran macet bukannya ngatur lalu lintas, malah asyik berteduh sambil mainin HP.. ckckck.. prihatin!

@adieska..
harus bangga ga yah klo kayak gitu..?? :D hehehe..

Rendy said...

hehehe, yg seimbang bro, gimana dengan rakyat indonesia? kita tau mereka dengan label "polisi indonesia" adalah institusi yg menyeramkan dan ga friendly, lah, terus, kita2 sendiri gimana? kalo kita berhenti menyogok dan memilih jalur hukum maka polisi jg aka berhenti melakukan praktik tersebut, dan kebobrokan polisi adalah karena kebobrokan kita, ingat bahwa mereka adalah rakyat indonesia sendiri, yg merupakan cerminan dari kita semua.

Tidak adil menyalahkan mereka saja, mereka salah? ya tentu!, kita? apalagi, protes karena jalanan semrawut? siapa yg ada di jlanan? kita atau polisi? mereka bukan polisi terbaik yg pernah kita punya, dan sayangnya, mereka adalah cerminan dari kebobrokan kita sendiri.