Tuesday, January 20, 2009

Membiru

Bukan hati gw.
Bukan langit gw.
Tetapi lengan atas gw!!

Kemarin sore saat pulang dari kantor, gw mengalami KDRT alias Kekerasan Dalam Rangka Tarik, Maaaaaaang..

Ceritanya begini.. Berhubung kemarin gw tidak dijemput adik gw, mau tak mau gw harus pulang dengan kendaraan umum. Seperti biasanya kalau gw pulang dengan kendaraan umum, gw naik omprengan atau bis dari Ratu Plaza. Dan seperti biasanya pula kalau gw malas jalan kaki, gw naik Kopaja 19 (jurusan Blok M - Tanah Abang) dari Jalan Sisingamangaraja.

Kemarin kebetulan gw sedang malas berjalan kaki. Waktu gw sampai di pinggir Jalan Sisingamangaraja, kebetulan pula gw melihat Kopaja 19 dari arah lampu merah Al Azhar melaju dengan kecepatan tinggi. Gw langsung mencegat dengan semangat. Sayangnya, tu supir Kopaja juga semangat ngangkut gw.

Baru gw menaikan satu kaki gw ke dalam Kopaja, tu supir langsung dengan semangatnya menjalankan bis dengan kencang. Walhasil badan gw oleng dan lengan kanan gw sukses membentur pintu bis dengan kencang.

Lengan kanan gw langsung kerasa super panas dan berdenyut-denyut. Si supir tetep asyik melajukan bisnya dengan kencang, si kenek tetep nagihin gw ongkos, dan gw asyik meringis kesakitan menahan tangis.

Pengen rasanya gw maki tu supir tapi bisa-bisa gw di-black list buat naik Kopaja 19.

Akhirnya gw cuma bisa meringis-ringis sepanjang perjalanan pulang sambil mengusap-usap lengan kanan gw yang sampai di rumah pun masih kerasa panas. Siyalnya lagi, pas turun dari omprengan dan naik angkot menuju rumah, kaki kiri gw membentur kursi tambahan yang ada di deket pintu!

Si Supir cuma bisa bilang, "Hati-hati, Mbak, kepentok." Yeaaaaaaaaah, rite!!!

Tadi pagi gw cek-cek badan gw, yang sukses bikin kulit berwarna-warni adalah bekas pentokan pintu bis Kopaja! Biru-hijau gitu warnanya..

Harus berhati-hati lagi niy lain kali.. Kalau enggak, m
ungkin lain kali gw bisa ngelamar buat jadi bunglon di taman MoMMy..

Sunday, January 18, 2009

Gw Dukung OIK!!

Si Cantik nan Ayu, OIK, bersama Cowok Ganteng :P

Diakibatkan karena jarangnya gw beraktivitas di setiap akhir pekan, jadilah gw penonton setia salah satu program adu bakat nyanyi anak-anak yang ditayangin oleh TV swasta pertama di Indonesia. Adalah program Idola Cilik yang ditayangin setiap hari Sabtu dan Minggu di jam-jam tidur siang.

Dulu waktu masih Idola Cilik 1, gw nonton hanya untuk liat salah satu juri dimana si juri ini adalah kawan gw. Gw ga terlalu heboh lah dengan pesertanya. Bahkan gw ga pernah tertarik untuk sekalipun kirim SMS untuk mendukung salah satu peserta.

Sebenernya siy gw ga terlalu sering juga ngikutin acara ini. Cuma beberapa minggu belakangan ini gw baru menaruh perhatian dengan peserta-pesertanya.

Awalnya gw suka sama Patton. Suaranya yang lantang dan bercengkok bikin gw merinding. Terus gw juga melirik Debbo. Suaranya khas banget!

Eh, lama-lama gw jatuh hati sama OIK. Finalis dari Semarang. Tampangnya yang lugu dan lembut serta suaranya yang sangat halus, bikin gw suka ma ni bocah. Bahkan adik gw yang laki-laki pun suka ma si Oik! Yaaaaah, soalnya tipe-tipe dia gitu deeeeeeeeeeeey.

Gara-gara Oik, gw jadi hampir ga pernah ketinggalan Idola Cilik 2 deh.. Bahkan untuk pertama kalinya gw kirim SMS dukungan buat Oik di hari Minggu ini. Ga tanggung-tanggung, 5 SMS sekaligus!!! Pssst.. Plus 3 dari HP adek gw.. hehehehe.. Ini adalah SMS dukungan kedua setelah dulu si kawan gw ikutan ajang nyanyi di televisi swasta yang sama dan terpaksa keluar di hari gw kirim SMS dukungan buat dia!

Gw siy pengen Oik terus melaju sampai Puncak Final. Bahkan gw sedikit berharap klo Oik jadi juaranya!

Dukung Oik yuuuuuuuuuuuuuk.. Ketik: IC [spasi] OIK dan kirim ke 6288.

Saturday, January 17, 2009

My So Called Life


Running late, in my hit at my coffee table..
Then I run out of gas..
I heard the count, but ended up in the middle of nowhere..
And someone stole all my cash..
Guess..! Guess..!


Oh, what entangled web I weave..
I've got no tricks left up my sleeves..
I've tossed my head into the rain..
I've got it bad, you've got it even worse now..
Let's put our heads together,
and reverse the curse..

I've dressed up but slip into some muddy waters..
The stage just ain't going right..
Bottom vices always need be strict to crisis..
That's my so called life.. Life.. Life..

Oh,
what entangled web I weave..
I've got no tricks left up my sleeves..
I've tossed my head into the rain..
I've got it bad, you've got it even worse now..
Let's put our heads together,
and reverse the curse..

I'm all out of luck
or is it running out of me..
I'm all all screwed up, but there's no place I'd rather be..

Oh, I've got it bad, you've got it even worse now..
Let's put our heads together,
and reverse the curse..
Oh, I've got it good (I've got it good now),you've even got it better now..
Baby we put our heads together, and reverse the curse..
Yes, we reverse the curse..
So my so called life..


A very very nice latest song from my favorite singer, Daniel Powter. Taken from his new album, Under the Radar.
Yuk aaaaaaaaaaaaah.. Hafalkan! Biar bisa langsung dinyanyikan luar kepala :P hehehehe..

Monday, January 12, 2009

Gajah versus Semut

Kejadian yang lagi banyak menyedot perhatian selama 2 minggu terakhir ini adalah perang yang terjadi di Jalur Gaza antara Israel dengan Hamaz. Ga cuma Indonesia yang heboh menentang Israel, tapi seluruh dunia.

Bahkan inbox email gw penuh dengan kiriman gambar-gambar hasil "having fun"-nya Israel terhadap rakyat Palestina. Kawan-kawan gw beramai-ramai mengirimkan email yang isinya sama dan rata-rata bikin perut mual! Ga jarang subyek email pun sama dan akhirnya membuat gw langsung menghapus email itu tanpa membacanya (dimana itu merupakan hal yang amat sangat jarang gw lakukan)

Tampaknya banyak juga tetangga gw di blogger yang mengangkat topik Israel vs Palestina ini sebagai bahan postingan. Yah, namanya juga berita paling HOOOOOOOOOOOOOT

Kemarin sore gw liat ada salah satu stasiun TV swasta yang menyiarkan siaran TV Arab yang menampilkan perang Israel itu secara live dan menghadirkan penerjemah bahasa Arab. Segitu pengen aktualnya berita yang didapat.. Ckckckckck..

Dan dari stasiun TV swasta itu juga gw tau bahwa ada sumbangan sebesar US $ 1 juta yang diatasnamakan rakyat Indonesia untuk Palestina. Gw langsung tercengang mendengar jumlah uang yang disumbangkan itu. Entah uang itu darimana aja (ga perlu mempedulikan asalnya dari mana lah..), tapi hebad banget bisa sampai terkumpul uang sebanyak itu.

Coba berhitung:
Misalkan US $ 1 = Rp 11.400,00
Jadi, US $ 1.000.000, berarti 1.000.000 x 11.400 = Rp 11.400.000.000


Jumlahnya banyak yaaaaaaaah.. Catat! Itu hanya jumlah uang yang disumbangkan. Belum lagi uang yang dikeluarkan untuk pergi ke Palestina sana.

Tapi coba bayangkan apa yang bisa dilakukan uang sebanyak itu untuk korban banjir di Polewali Mandar, Sulawesi Barat atau di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Bayangkan juga apa yang bisa dilakukan uang sebanyak itu untuk korban gempa di Manokwari. Atau bayangkan apa yang bisa dilakukan uang sebanyak itu untuk anak-anak putus sekolah yang banyak di sekitar kita.

Hak mereka memang untuk menolong korban perang Israel. Hak mereka juga untuk berangkat jihad ke sana. Tapi jangan sampai kita lebih mementingkan menolong orang lain daripada menolong keluarga sendiri. Karena siapa lagi yang akan menolong anggota keluarga kita kalau bukan kita sendiri sebagai salah satu keluarganya..?

Ibaratnya niy, "Gajah di pelupuk mata tidak terlihat, semut di seberang lautan terlihat"!

Saturday, January 10, 2009

To-Do- List for This Weekend

Berhubung gw tumben-tumbenan sama sekali ga punya rencana apa-apa untuk akhir pekan ini, jadi ini adalah daftar kegiatan yang akan gw lakukan di rumah selama akhir pekan:

1. Menyelesaikan E-Book "Breaking Dawn". Masih kurang sekitar 170 halaman lagi. Harus sudah selesai dalam waktu dekat. Sebelum bukunya dalam versi Bahasa Indonesia ada di tangan gw.

gambar diambil dari sini

2. Nonton DVD. Masih ada beberapa utang judul film yang belum gw tonton. Ups! Bukan beberapa lagi siy, tapi buanyaaaaaaaaaaak..

gambar diambil dari sini

3. Membenahi buku-buku baru yang belum sempat masuk rak buku.


Hal-hal lainnya akan gw lakukan secara spontan dan mendadak.

Tuesday, January 6, 2009

Obat dari si Professor

Kemarin sore gw kontrol ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam a.k.a Internist berhubung MoMMy panik mendengar gw keliyengan kena vertigo. MoMMy mengkhawatirkan gula darah gw naik drastis. Alhasil dipaksalah gw untuk cek darah (dimana setelah cek darah lengan gw jadi berwarna biru-ungu memar-memar!) dan kontrol ke si Professor.

Setelah ijin pulang lebih cepat dari kantor, gw menunggu di bagian Poliklinik di salah satu Rumah Sakit di daerah Kuningan. Sambil menunggu si Professor datang, gw sudah menyiapkan pembelaan atas hasil cek darah gw. Sementara MoMMy sudah asyik terlibat obrolan dengan Oma-Oma yang duduk di sebelah MoMMy.

10 menit. 15 menit. 45 menit. 1 jam. 1 jam 15 menit. Akhirnya gw dipanggil menjelang Maghrib. Kurang lebih seperti inilah percakapan yang terjadi di dalam ruang praktek si Professor:

Professor (P): Gimana gula darahnya?
MoMMy (M): Tinggi, Prof
Gw (G): Biasa aja siy, Prof *dengan tampang sok kul*
P: Dietnya dijalanin ga?
G: Enggak, Prof *sambil cengar-cengir*
P: Obatnya?
G: Obat yang kemarin kegedean, Prof. Suka muntah klo dipaksa minum. Jadi ya tempo-tempo deh minum obatnya
P: Ya sudah, nanti dosisnya saya turunin obatnya..
G: *bersorak dalam hati*
P: Nanti pakai obat Glucophage yang 500mg tp yang XR
M: XR, Prof? Artinya?
P: Extended Release
G: *ih.. kayak film aja siy ada extended version-nya!*
P: Jadi biar obatnya bertahan lebih lama. Terus saya kasih tambahan obat namanya Januvia.
M: Januvia? Bagus amat, Prof, namanya
G: *MoMMy.. Please deh.. Itu yang MoMMy puji obat!*
P: Olahraganya gimana?
G: Jalan kaki, Prof. Dari kantor ke Ratu Plaza.
P: Masih kurang jauh. Ditambah porsinya minimal 30 menit jalan kaki
G: *WHAAAAAAAAAAAAAAAAAT..???*
P: Dietnya dijalanin lagi. 1300-1500 kalori yah. Periksa darah tiap 1 bulan sekali, terus kontrol ke sini 3 bulan lagi ya.. Jangan lupa hasil periksa darahnya yang tiap bulan dikumpulin dan dibawa pas kontrol ke sini.

Belum apa-apa aja gw udah disuruh periksa darah tiap bulan. Padahal ni memar di lengan gw belum hilang bekas periksa darah hari Sabtu kemarin.

Selesai dari si Professor, gw dapet resep obat lagi. Akhirnya gw mampir ke bagian Farmasi sekalian bayar. Eh, gw kira tu obat beneran bakalan mengecil. Ga taunya dosisnya aja yang jadi kecil, tapi ukurannya malah makin besar! Aje gileeeeeeeeeeee..

Gw sampe bertanya-tanya apakah si Professor ini beneran tau ukuran obatnya ga seh..?? Masa obat gw jadi tambah gede.. Yang obat sebelum ini aja udah jarang gw minum karena ukurannya yang susah gw telan. Apalagi yang ini.. huhuhuhuhu..

Size does matter, Prof!

Sunday, January 4, 2009

Wonderful Weekend with Wonderful Buddies

I had a wonderful weekend to start my 2009! Gw kemarin menghabiskan waktu bersama para sahabat mulai dari siang hingga malam hari. Ga tanggung-tanggung, mulai dari makan siang, cemilan sore, sampai makan malam..

Harap maklumlah.. Gw dan para sahabat sudah berminggu-minggu lamanya tidak bersua dan berkumpul bersama. Alhasil menggila lah kami..

Tujuan pertama adalah Restoran Bumbu Desa, Cikini. Apalagi kalau bukan untuk makan siang. Sebenernya siy udah pernah makan di Bumbu Desa, tapi untuk cobain yang di Cikini bersama-sama ya baru sekali ini.

Setelah kenyang, saatnya beralih ke tujuan kedua. Tempat karo-karo. Nah, saat memilih tempat karo-karo ini terjadi konflik pemilihan tempat. Apakah mau yang di Belagio, Kuningan atau di "rumahnya" Mbak Inul. Akhirnya demi efisiensi, dipilihlah "rumah" Mbak Inul yang di Sarinah Thamrin karena kebetulan kemarin Bang DJ lagi siaran siang dan rencananya emang mau pergi sama Bang DJ ke tujuan ketiga di sore hari.

Menyanyi 1 jam, masih kurang. Tambah jadi 2 jam. Diawali oleh Lirih dan diakhiri oleh All I Have to Give.
Semua lagu dinyanyiin. Mulai dari yang mendayu-dayu sampai yang narik urat leher banget! Sampai suara serak karena kebanyakan nyanyi dan ketawa ngakak..

Can't Fight The Moonlight!
"Feel the Emotion of the Song, Baby"
Romansa Kemesraan "Someday"-nya John Legend

Selesai pamer suara, mampir di Toko Roti sekalian nunggu Bang DJ turun dari lantai 8. Namanya juga mampir.. Ya sempet lah beli beberapa roti dan minum.


Dari toko roti itu, langsung deh pintong ke tujuan utama untuk hari ini, yaitu Ancol! Yeah, rite.. Ngapain juga gw ke Ancol sore-sore. Bukan untuk ke Dufan. Bukan juga untuk sekedar lihat parkiran Ancol yang penuh. Tapi tujuannya kali ini ke salah satu restoran yang ada di ujung Pantai Carnival, Ancol. Segarra.

Sebenernya siy keinginan untuk ke Segarra udah muncul dari lama. Tapi baru kesampaian sekarang ini. Dan ternyata apa yang pernah kita denger dari Bang DJ dan beberapa rekomendasi dari kawan dan website, beneran ini tempat menjual view banget!

Kereeeeeeeeeeeeeeeeeeen..
We're Enjoying the Sand Beneath Our Feet and The Wind in Our Hair
Menikmati Sore Hari di atas Pasir Putih
When The Sun Set
Senja Hari di Pinggir Pantai
Langit Senja di Teluk Jakarta
Spicy Tuna Pizza.. Very Spicy dengan irisan cabe rawit!
3 Macam Pasta dengan Illusion (Hijau), Ice Mint Tea (Cokelat), dan Pineapple Juice (Kuning)
Durian Goreng yang bikin gw kabur..
When the Lights On

Tips buat yang mau ke Segarra:
1. Datanglah sore hari menjelang senja. View-nya the best! Apalagi kalau bisa dapet di tempat kursi malas atau kursi balon yang ada di pantai.
2. Pakai baju yang sesuai. Dan kalau tidak mau ribet, hindari memakai rok. Anginnya kencang. Semakin malam, semakin kencang anginnya.
3. Kalau datang terlalu malam, lebih baik ambil tempat yang agak di dalam. Percuma aja loe ambil tempat di deretan pinggir pantai. Gelap!
4. Bawa uang yang banyak! Waitress-nya siy bilang ada minimum payment-nya sebesar Rp 300.000,00. Entah itu berlaku untuk seluruh meja atau cuma untuk yang di deretan depan yah.. Secara gw kemarin dapet seat di bangku balon di depan. Tapi worth it lah..
5. Yang sabar aja kalau jadi waiting list. Ambience-nya yang OK banget bikin pengunjung betah berlama-lama.

Well-recommended banget deh buat yang berencana ke Segarra. Apalagi kalau elo banci foto kayak gw dan para sahabat! Cocok banget buat foto-foto..

Oia, kalau ada yang mau ngadain wedding party di Segarra, undang-undang gw yah.. hihihihihihihi..